-->
loading...

Tips Memilih Lokasi Rumah Bebas Banjir

Tips Memilih Lokasi Rumah Bebas Banjir


instarumah.com - Memasuki musim penghujan seperti saat ini, maka jika kita mendengar kata banjir adalah bukan hal yang  tabu  lagi. Banyak terjadi banjir baik di daerah pedesaan sampai perkotaan. 

Maka hal yang menjadi pertanyaanya bagi para calon customer yang akan membeli atau membangun rumah adalah  Apa saja tips memilih lokasi hunian yang bebas banjir ?


jakarta kebanjiran

Tidak sedikit pakar lingkungan  hidup yang ada di negeri +62 memahami dan bisa memberikan solusi yang tepat. Namun birokrasi yang ada dinegeri ini yang menghambat informasi tersebut sampai pada halayak ramai. 

Maka dari masyarakat kita yang kemudian membeli rumah atau membangun rumah acuany adalah dengan pengetahuanya masing-masing. Pertama-tama kita kenali dulu bagimana karakter geografis daerah di Indonesia. 

Pada hal ini yang paling umum dan mencolok adalah adanya pegunungan (dataran tinggi) dan dataran rendah, kawasn industry, adanya sungai, rawa, telaga, danau, dan galian tambang yang aktif ataupun tidak aktif lagi. Yang kesemuanya mercampur pada suatu tempat dalam suatu daerah. 

Nah karena karakter geografis kita yang seperti ini maka dapat kita lihat, daerah yang paling rawan banjir adalah daerah dataran rendah dan daerah yang dekat dengan sungai. 

Yang lebih parah lagi dari daerah di Negara ini adalah dibangunya sebuah komunitas hunian yang berada didataran rendah yang memang tempat serapan dan penampungan air saat musim hujan. Yang didukung dengan sistem drainase yang tidak memenuhi dengan standart lingkungan.


rumah kebanjiran

Maka jika kita urai dari tips bagaimana memilih sebuah tempat hunian, yang pertama adalah system drainase (sirkulasi pembuangan airnya) di lingkungan atau wilayah tersebut. 

Jadi bukan harus di dataran rendah atau didataran tinggi, meski benar didataran tinggi akan bebas banjir, namun jangan salah bahwa didataran tinggi sebagian besar wilayah kita tanahnya labil yang rawan longsor. 

Sistem drainase yang paling utama juga mencakup daya penyerapan air pada daerah tersebut, karena dari setiap daerah mempunyai daya penyerapan air yang berbeda-beda. 

Ada daerah rawa dengan kontur tanah yang gembur contohnya, daerah ini sangat baik dalam menyerap air namun sangat tidak cocok dibangun rumah karena rawa sebagia penampung air dan jika didirikan banguna butuh pemadatan tanah yangb itupun mengurangi kekuatan dari tanah tersebut dalam menopang bangunan. 

Namun daerah disekitar rawa, telaga alami dan buatan, diatas sungai sangat direkomendasikan untuk menjadi tempat tinggal karena sudah pasti akan bebas banjir. Dengan catatan utamanya adalah tingkat jumlah kepadatan bangunaanya sesuai dengan aturan tata kota, dalam artianya penduduknya tidak padat dengan rumah saling berhimpitan


Lantas jika kita berbicara situasi saat ini kususnya didaerah perkotaan seperti Jabodetabek, yang mana sampai sejauh ini sangat rawan dengan banjir saat tiba musim penghujan, seperti Banjir jakarta 2020. Di Jabodetabek hampir tinggal sepuluh persen (10%) daerahnya yang masih terbebas dari banjir dan genagan air berkepanjangan. 

Karena pengertian banjir pada tingkatndaerah disetiap wilayah di Indonesia bisa dikatan situasional artinya berbeda-beda. Anka prosentase yang sangat mengawatirkan dan tentunya akan sulit bagi kita yang akan memilih lokasi membeli rumah atau membangun rumah tinggal. 

Banyak dinbangunya lokasi komersial, industri dan perumahan-perumahan yang sedikit darinya saling terintegrasi satu sama lainya yang mana banyak perumah-perumahn tersebut berdiri sendiri pada lokasinya yang tidak mengintegrasikan saluran dainrasenya. Oleh sebab itu ada beberapa tips yang perlu dipertimbangkan saat akan membeli rumah dan membangun sebuah rumah, yang mana supaya kita tidak akan mengalami sebuah bencana Banjir dalam sekala kecil atau besar.

Dapat disimpulkan bahwa memilih lokasi untuk rumah adalah mempertimbangkan lokasi yang telah disediakan deinrase yang baik, infrastruktur yang lengkap dengan serapan air, tidak berada disebuah cekungan bawah (yang menampung air), tingkat kepadatan hunianya ideal tidak terlalu padat, berada diatas tempat mengalirnya air besar seperti di atas sungai bahkan jangan sejajar dengan sungai atau di bawah sungai meski terhaklang oleh jalan dan tanggul. 

Memilih lokasi sebagi rumah tinggal harus mempertimbangkan lokasi yang bebas banjir dan memiliki ketersediaan air bersih cukup.






Untuk Informasi Kepemilikan Rumah,
Hubungi : 0813-8208-3768
email      : admin@instarumah.com

LihatTutupKomentar

Iklan Bawah Artikel

loading...