-->
loading...

Memilih Lantai Rumah, ini Penjelasannya

Memilih Lantai Rumah

instarumah.com - Sebesar apa pengaruh lantai dalam menciptakan tingkat kenyamanan, keamanan dan kesehatan untuk rumah atau tempat tinggal kita. 

Banyak diantara kita semua menganggap lantai sebagai bagaian yang tidak kalah penting sebagai bagian dari interior dan eksterior pada rumah atau tempat tinggal kita. Tentunya jika bicara lantai maka kita harus melihat dulu jenis rumah seperti apa yang kita miliki, rumah lanscapekah atau rumah erticalkah yang dimiliki. 

Kemudian kita akan membahas luasan ruangan dan jenis ruangan yang difungsikan. Lantai memiliki peran yang sangat penting dalam memainkan perannya sebagai bagian rumah tinggal, bahkan lantai akan mempengaruhi tingkat kesehatan penghuni rumah tersebut.


Bagaimana cara memilih lantai yang benar untuk rumah kita ? sebenarnya memilih lantai untuk rumah kita atau untuk sebuah bangunan itu tidak sulit. Namun masih banyak diantara kita yang salah dalam menempatkanya. 

Memilih lantai tentunya bukan hanya soal estetika saja, tapi juga harus sesuai dengan peruntukanya meruntut pada jenisnya serta bahan bakunya. Lantai untuk rumahpun juga tidak bisa disama ratakan apalagi jika digunakan untuk perkantoran, pabrik, mall, pasar, hotel, dan apartemen sekalipun. 

Ada banyak jenis lantai menurut bahan bakunya secara umum, jenis pertama adalah lantai berbahan baku pasir dan semen, jenis kedua lantai berbahan baku campuran berlapis antara tanah liat dan bahan glass, yang ketiga jenis lantai berbahan baku murni tanah liat, jenis keempat lantai berbahan baku batu murni,  dan yang kelima adalah lantai berbahan baku kayu asli. 

Menurut peruntukanya lantai dibagi menjadi dua yaitu jenis lantai untuk lantai bawah dan yang kedua adalah jenis lantai untuk dinding. Dari asal pengolahanya lantai dibagi menjadi dua juga yaitu lantai dengan proses pengeringan alami oleh sinar matahari dan yang kedua dengan proses pengeringan bakar di tungku.

Kita bahas satu persatu, yang pertama adalah lantai berbahan baku pasir dan semen, jenis lantai ini biasa dibilang tegel. Lantai ini diperuntukan untuk rumah tapak artinya dipasang di lantai tanah yang terlebih dahulu dilapisi pasir sungai atau pasir laut yang sudah diayak terlebih dahulu. 

Jenis lantai ini tidak melalui proses dalam pembuatanya dengan dibakar pada tungku dengan suhu tinggi, melainkan dicetak dengan mesin press tekanan rendah, bentuk dan ukuranya disesuaikan kebutuhan lalu dikeringkan secara alami dengan panas matahari. 

Saat setelah terpasang lantai ini biasanya digosok dengan bahan aditif alami seperti ampas kelapa bekas sampai lantai mengkilap dan lebih halus. Lantai jenis ini lebih cocok digunakan untuk rumah yang berada di daerah bukan pegunungan yang mana memiliki udara panas yang tajam. 

Karena sifat lantai ini memiliki pori-pori yang besar dan banyak, karena berbahan baku pasir dan semen, sehingga memiliki kemampuan untuk menyerap udara panas dan mengembalikanya dengan suhu yang lebih rendah dari pada saat terserap di awal. 

Lantai ini banyak digemari oleh mereka yang berada dipedesaan, nah sebenarnya jika menilik sifatnya, seharusnya masyarakat didaerah perkotaan lebih memilih menggunakan lantai jenis ini. 

Karena daerah perkotaan apalagi kota-kota besar memiliki tingkat hunian yang padat serta penduduk nyang rapat pula. Memang secara estetika dan design lantai ini tidak memiliki banyak ragam warna serta motif seperti lantai keramik pada umumnya. 

Semua dikembalikan kepada pemilik dari rumah apakah mengutamakan fungsi atau estetikanya. Karena tentunya untuk mendapatkan udara yang lebih rendah suhunya dalam rumah bukan hanya dari faktor lantai. 

Bisa dari sirkulasi udara yang dimiliki serta mungkin rumah tersebut menggunakan air conditioner (AC). Namun jenis lantai ini bisa membantu menciptakan suhu udara yang rendah dalam rumah secara fungsi alaminya.


Apakah jenis lantai berbahan baku pasir dan semen hanya tegel ? tentu tidak. Ada beberapa jenis lantai berbahan baku ini, sebut saja pon blok yang biasa digunakan untuk lantai pekarangan atau parkiran, bahkan ada yang digunakan untuk jalan. 

Kita bisa melihat secara fungsi jenis bahan ini lebih untuk mengakomodir bagaimana cara lantai menyerap udara serta air saat ada air yang menggenang. Begitu pula tegel saat tersirap air atau bahan yang licin seperti minyak juga akan mudah menyerap dan tidak membahayakan orang yang melintasinya. 

Ada juga yang menggunakan pasir dan semen tanpa tercetak terlebih dahulu, artinya langsung diaplikasikan pada lantai atau tanah sehingga langsung tertutup sebagai lantai. Setelah tertutup juga langsung bisa digosok menggunakan bahan ampas kelapa sampai mengkilap dan halus.

Yang kedua adalah jenis lantai berbahan baku tanah liat dan glass, jenis lantai ini biasa dikenal dengan lantai keramik. Lantai keramik berbahan dasar dari tanah liat, pasir, kapur, dan batu yang dihancurkan sebagai bagian utamanya atau sebagai struktur utamanya yang terletak dibagian bawahnya. 

Sedangkan bagian atasnya berasal dari bahan glass yang diproses secara kimiawi, pada lantai keramik proses pembuatanya pada struktur utama dengan menggunakan mesin press bertekanan tinggi, bentuk dan ukuranyapun dibuat sesuai kebutuhan dan setandart pasar.

Kemudian pada keramik lantai biasanya dibakar pada tungku dengan suhu tinggi hanya sekali proses pembakaran bersama lapisan glas yang diatasnya (yang mengkilap dan memiliki motif tertentu). 

Sedangkan pada keramik dinding melalui proses pembakaran dua kali pembakaran pada suhu tinggi di dalam tungku, jangan salah memahami bahwa keramik lantai diperuntukan untuk lantai dan keramik di dinding diperuntukan untuk dinding. Dari proses pembuatanya ini sudah bisa kita ketahui fungsi atau cara kerja keramik tersebut setelah dipasang. 

Pada keramik lantai hanya melalui proses pembakaran sekali pada suhu tinggi, ini dimaksudkan untuk membuat pori dari keramik lantai ini lebih longgar seperti halnya pada lantai berbahan baku pasir dan semen. 

Karena keramik memiliki lapisan glass diatasnya, maka keramik lantai diberikan lapisan glass yang memiliki struktur atau tekstur yang agak kasar meski juga mengkilap. 

Justru pada keramik lantai untuk dipasang pada bagian-bagian rumah kitapun berbeda secara motif dan tekstur. Untuk kamar tidur dan ruang tamu contohnya biasa digunakan keramik lantai yang mengkilap halus dan bermotif bukan embose (bermotif dari struktur keramik tersebut). 

Sedang untuk keramik lantai yang dipasang di kamar mandi menggunakan keramik bermotif embose dan memiliki tekstur glass yang kasar atau mat. Semua dibuat berdasarkan fungsinya, karena pada kamar mandi mempunyai resiko tercecer benda-benda atau bahan yang licin maka dibuat keramik yang bertesktur kasar dan memiliki pori besar. 

Sedangkan pada keramik dinding melalui dua kali proses pembakaran pada suhu tinggi sehingga digunakan pada dinding yang tidak mengutamakan pori-pori besar yang lebih membuat ruangan nyaman untuk memantulkan udara dalam ruangan, sekali lagi jangan sampai salah pasang dalam peruntukan dua jenis keramik ini, karena masih banyak sebagian orang awam melihat motif yang bagus dan ukuran yang sesuai keinginan keramik dinding dipasang pada lantai. 

Dan perlu diketahui bahwa jenis keramik sesuai dan tepat dipasang diberbagai bangunan baik rumah, perkantoran, hotel ataupun apartemen, namun sangat jarang dan kurang sesuai untuk lantai pabrik. 

Kenapa ridak cocok untuk lantai pada pabrik apalagi tempat produksi, karena keramik memiliki resiko pecah dan hanya tahan pada tekanan tertentu, saat dia pecah akan sangat mengganggu aktifitas pabrik yang tinggi mobilitasnya.


Yang ketiga adalah lantai berbahan baku tanah liat murni, nah pertanyaanya apakah ada lantai berjenis ini ? sudah pasti ada, biasanya berbentuk batu bata yang memang didesign untuk digunakan untuk lantai. 

Lantai ini dibuat dengan tanah liat dan abu bakar serta bahan alami lainya ada bertekstur kasar dan halus tapi tentunya tidak mengkilap, pada jaman dulu dikenal dengan terakota, yang artinya warna tanah yang merah. 

Sehingga banyak diadopsi pada jaman modern sekarang sebagai motif terakota, lantai ini biasa digunakan untuk out door pada taman dan halaman rumah, kantor, tau pendopo (sebagian orang). 

Tentunya jenis lantai ini sangat baik menyerap air yang menggenanginya selain penampakanya yang sangat menarik dan indah. Namun sangat jarang dipasang di dalam rumah atau ruangan. 

Jika ingin melihat lantai berbahan nbaku tanah asli ya biasanya masih ada di pedesaan yang menggunakan lantainya tanah aslinya tanpa dilapisin apapun, lantai ini digunakan bukan tanpa alasan karena tempat paling aman membuang bahan-bahan yang bersifat cair ya tanah, langsung menyerap lalu aman tidak memiliki efek mebahayakan orang yang menginjaknya. 

Cuman kelemahanya adalah tempat tinggalnya segala bakteri, dan kuman dan kurang higienis saat tanahnya kering sudah pasti berdebu. Kembali pada jenis lantai berbahan baku tanah liat murni ini mtentunya memlalui proses pembakaran pad tungku dengan suhu tinggi, semakin pembakaranya baik maksimal maka akan semakin baik kualitasnya, disertai ciri jika lantai ini berwarna merah maksimal maka itu berarti melalui pembakaran dapat dikatakan sempurna.

Jenis lantai yang keempat adalah lantai berbahan baku batu murni, biasa dikenal dengan granit, untuk lantai jenis ini memiliki motif, berwarna dan halus mengkilap, serta tidak memiliki sisi sisa atau nat seperti pada keramik. 

Ada pula batu murni seperti batu sungai yang dibelah tipis lalu digunakan untuk lantai out door. Secara fungsi tidak berbeda dengan lantai tanah, namun bedanya adalah lantai batu murni yang dibelah tipis memiliki kekuatan yang sangat kuat dan tentunya keras maka hanya cocok digunakan untuk out door. 

Jikapun digunakan untuk in door itupun untuk baguan kecil pada kamar mandi. Untuk jenis granit ini diperuntukan untuk in door selain kuat juga memiliki motif yang bagus dan terlihat alami. Justru sebagian besar orang menggunakan granit sebagai gengsi karena memiliki nilai harga yang bagus. 

Biasa digunakan oleh hote-hotel berbintang karena memiliki aura mewah jika diaplikasikan pada ruangan yang membutuhkan estetika tinggi. Sedang lantai batu murni tidak melalui proses pembakaran, semakin tinggi kandungan logam pada batu maka akan semakin baik digunakan karena memiliki warna yang lebih gelap serta alami dibandingkan dengan batu dengan kandungan logam sedikit.


Lalu pada jenis lantai terakhir adalah lantai berbahan baku kayu murni, lantai ini digunakan untuk jenis rumah panggung atau rumah yang memiliki lantai diatas tanah pada ketinggian tertentu. 

Meski dewasa ini ada yang menggunakanya untuk lantai seperti rumah biasa rumah tapak, namun masih sangat jarang. Kelebihan lantai berbahan baku kayu murni ini adalah mampu menyerap suhu udara dengan baik lalu menetralkan sesuai dengan suhu ruangan, membuat sirkulasi udara disekitarnya menjadi lebih natural, dan anehnya pada jenis lantai ini udara dingin akan terasa hangat walaupun tidak dilapisi oleh karpet ataupun tempat tidur. 

Namun juga tidak semua jenis kayu bisa digunakan untuk lantai, hanya kayu yang memiliki usia tanam pohon yang layak dieksplor saja, dan jenis kayu yang mempunyai kekerasan tinggi. Kenapa demikian, karena jika menggunakan kayu usia muda dan jenis pohon yang tidak memiliki tekstur padat keras, kayu setelah terpasang sebagai lantai akan mengalami penyusutan volume sehingga berubah bentuk, melengkung dan bahkan mengalami kerapuhan. 

Jika kayu itu memiliki usia tanam yang lama dan teksturnya kuat keras maka semakin lama digunakan akan semakin kuat apalagi jika telah terkena uap garam dari dalam rumah saat memasak.

Lantai kayu juga memiliki nilai estetika yang tinggi, natural, dan dapat dibentuk serta dibuat ukuran sesuai keinginan kita dari batas maksimal ukuran kayu yang digunakan. Kayu sangat tahan pada zat cair dan mampu menyesuaikan kondisi ruangan dengan segala resiko pada sebuah lantai, hanya satu kelemahan kayu yaitu mudah ternbakar atau lantai yang bisa terbakar. 

Untuk jenis lantai yang lainya tidak mudah dan atau tidak bisa terbakar, lantai kayu sangat fleksibel dalam mendesign dan membuat pola serta ukuran. Sangat natural dilihatnya dan sangat elegan meski terlihat clasic. 

Lantai kayu sangat cocok digunakan pada type rumah atau bangunan panggung gampang memasang dan perawatanya setelah terpasang. Sudah tentu lantai kayu tidak memlaui proses pembakaran dalam pembuatanya, jika memlaui proses pembakaran itu hanya untuk mengeluarkan motif alami dari kayu tersebut.


Demikian sedikit ulasan tentang jenis lantai yang banyak digunakan pada rumah atau bangunan lainya. Jika anda kan mengganti lantai rumah yang mungkin dirasa sudah tidak mengikuti jaman atau terlihat tidak indah, maka yang perlu diperhatikan adalah jenis dan luasan rumah anda. 

Jika jenis lantai yang akan digunakan sudah menemukan pilihan yang sesuai, maka sekali lagi perhatiakan dalam pemilihanya harus sesuai dengan fungsi dasar dan dikorelasikan pada letak geografis dimana rumah tersebut berada. 

Pegunungankah atau didaerah dataran rendah dan pantai, diperkotaan atau didesakah, pada lokasi padat penduduk dan huniankah atau di lokasi yang masih jarang jumlah hunianya. Contoh jika rumah anda memiliki luasan minimalis maka pilihlah jenis lantai dengan ukuran yang besar atau luas, sehingga akan menimbulkan kesan rumah anda luas. 

Begitu pula sebaliknya untuk menciptakan efek minimalis jika rumah anda memiliki ruangan yang luas maka gunakan ukuran lantai yang relatif kecil sehingga akan menimbulkan efek minimalis pada ruangan rumah anda.

Di Era Modernisasi Teknologi 4.0 seperti sekarang ini akan sangat mudah menemukan benda atau objek yang sesuai keinginan kita, bahkan banyak yang bisa dicustom dengan design kita. 

Namun sekali lagi dalam memilih sesuatu hal kususnya memilih lantai yang cocok untuk rumah kita jangan hanya mempertimbangkan soal estetika dan keindahan saja. 

Saat kita mengabaikan fungsi utama dari lantai maka justru akan merugikan kita karena efek alamiah dari fungsi lantai tersebut bekerja kemudian membuat ruangan kita tidak nyaman. Kenyamanan ruangan rumah kita yang menciptakan adalah kita dengan segala aspek didalamnya, lantai hanya sebagian kecilnya namun mempunyai pengaruh yang besar, bijak memilih maka kenyamanan akan tercipta.
LihatTutupKomentar

Iklan Bawah Artikel

loading...